Rakor Pilar Sosial di Darul Imarah, TP2-Abes Minta Tingkatkan Koordinasi

Dalam upaya pengintegrasian program penanggulangan kemiskinan dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar, Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar melaksanakan rapat koordinasi lintas sektor di Kecamatan Darul Imarah.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh semua pelaku/ pilar-pilar sosial yang ada di Kecamatan Darul Imarah terdiri dari Pendamping Pro Abes, PKH, TKSK, PSM dan SLRT.

Bertindak selaku narasumber Nanang Hasani, SE., MM dari TP2-Abes, Badli dari Pendamping P3MD Aceh Besar dan Ridwan dari Korkab PKH Aceh Besar.

Bertindak sebagai moderator Drs. Rusdi dan dibuka secara resmi oleh Camat Darul Imarah, Drs. Syarifuddin.

Dalam sambutannya Camat Darul Imarah mengucapkan terimakasih kepada Kepala Dinas Sosial Aceh Besar yang telah menginisiasi pertemuan dengan mempertemukan para stakeholder sosial khususnya dalam kecamatan Darul Imarah.

“Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi kita semua untuk bersinergi menanggulangi kemiskinan di Darul Imarah, sebagai leading sektor saya sangat berharap kedepannya kita memiliki database yang menjadi dasar penanganan kemiskinan satu pintu” ucapnya.

Nanang Hasani dari TP2-Abes mengungkapkan bahwa sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan khususnya kemiskinan, koordinasi merupakan salah satu indikator tingkat keberhasilan penanggulangan kemiskinan.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memberikan kepercayaan bagi kita untuk menangani kemiskinan, kita bersyukur karena banyak program-sosial yang hadir membantu masyarakat miskin di Aceh Besar, tentunya ini harus dikelola secara terintegrasi agar penanganan yang dilakukan tepat dan tidak tumpah tindih” ungkapnya.

“Integrasi sulit diwujudkan apabila tidak ada koordinasi, untuk itu marilah kita semua yang hadir disini untuk intens melakukan komunikasi dan koordinasi, agar tugas yang mulia ini berdampak baik bagi kehidupan masyarakat miskin di Kabupaten Aceh Besar” tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Bahrul Jamil dalam kesempatan ini memberikan arahan agar pelaku sosial yang hadir untuk sinergi dalam menjalankan tugasnya.

“akan lebih indah kalau pendamping pro abes,pkh, tksk, psm dan slrt yang memiliki wilayah dampingan yang sama, bersama-sama melakukan pendampingan, akan lebih meringankan tugas teman-teman” ujarnya.

Tenaga Pemberdayaan Sosial, Pemerhati Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *